Pentingnya Proteksi Saham

Dalam melakukan transaksi saham, seringkali kita mengalami kerugian. Jika tidak dibatasi, kerugian Anda bisa berkali-kali lipat lebih besar dari sebelumnya, dan bahkan bisa menghabiskan seluruh modal Anda.

Lalu bagaimanakah caranya untuk membatasi kerugian itu? Lalu, benarkah kerugian yang kita miliki dapat kita batasi? Simak ulasan selengkapnya dalam pembahasan berikut ini.

Apa sih pentingnya melakukan proteksi dalam trading saham? Proteksi itu sendiri artinya membatasi kerugian yang Anda miliki agar tidak semakin membengkak. Proteksi ini juga merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatur kerugian Anda. Jadi, dengan melakukan dan menetapkan level proteksi Anda, maka Anda dapat membatasi kerugian yang Anda alami.

Proteksi ini juga sangat diperlukan dalam trading saham. Kenapa? Hal ini dikarenakan dalam trading saham tidak ada satu pun hal yang 100% pasti. Harga saham tidak mungkin akan terus berlanjut naik, dan juga tidak akan terus bergerak turun, pasti akan ada volatilitasnya.

Meskipun Anda sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan melakukan analisis sebaik mungkin, tetap ada kemungkinan kalau saham yang Anda beli akan bergerak berlawanan arah dengan ekspektasi Anda, sehingga saham Anda pun akhirnya menjadi rugi.

Lalu, apa yang akan terjadi jika kerugian tersebut terus saja Anda biarkan?

Kerugian yang Anda biarkan saja, mungkin bisa berbalik arah menjadi untung. Namun tidak jarang kerugian yang Anda biarkan justru akan terus membengkak. Oleh karena itu, proteksi itu sangat penting bagi seorang trader, maupun investor.

Tapi kenapa ya, ketika saya melakukan proteksi, saham yang saya jual justru naik lagi?

Nah, terkait hal itu mungkin saja Anda menggunakan strategi ataupun salah mengambil level proteksi. Sehingga ketika saham terjadi menyentuh level proteksi Anda, saham itu pun langsung berbalik naik, padahal level proteksinya masih berada jauh dari level yang Anda tetapkan tersebut.

Seperti apa sih cara menentukan level proteksi yang benar?

Proteksi yang benar itu diambil 3%-7% dari level support saham Anda. Jadi, misalkan harga saham yang ingin Anda beli saat ini 100, dengan titik support di 90, maka level proteksi Anda bisa di level 3% x 90 = sekitar level 87-an.

Untuk menerapkan proteksi ini Anda juga harus selalu disipilin. Hal yang paling menantang bagi para trader dalam menerapkan level proteksi ini bukanlah bagaimana cara menentukan level proteksinya, akan tetapi kedisiplinan dalam melakukan proteksi.

Ini dikarenakan psikologi seorang trader, yang kebanyakan tidak mau menjual sahamnya dalam posisi rugi. Sehingga mereka pun lebih memilih untuk menahan sahamnya, hanya untuk menderita kerugian yang lebih besar.

Penasaran, bagaimana caranya untuk memaksimalkan profit Anda tanpa harus bersusah payah mempelajari analisa yang ribet dan rumit? Ikuti Seminar “Super Trader Performance”, dan maksimalkan profit Anda. Limited seat, segara daftar sekarang di bit.ly/joinsupertrader

We Make Money, We Make A Better Life.

Salam profit!

Please follow and like us:

You might also like More from author

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.