Setelah lama dinanti, bertepatan hari ini, Jumat 13 April 2018, Moody’s akhirnya mengupdate level investasi Indonesia. Ingin tahu kabar selengkapnya? Lalu, akankah kabar ini mendukung pergerakan IHSG? Mari simak jawabannya dalam pembahasan berikut ini.

Peringkat Indonesia Meningkat!

Hari ini, akhirnya Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service menaikkan peringkat (rating) utang domestik dan luar negeri Indonesia menjadi Baa2 dengan outlook stabil dari sebelumnya Baa3 dengan outlook positif.

Rating tersebut adalah level tertinggi yang pernah dicapai oleh Indonesia dari Moody’s. Pencapaian ini merupakan suatu prestasi besar di tengah masih berlanjutnya ketidakpastian ekonomi global yang mempengaruhi perkembangan ekonomi di kawasan.

Apa Penyebab Kenaikan Peringkat tersebut?

Moody’s menyatakan bahwa faktor kunci yang mendukung keputusan tersebut adalah kerangka kebijakan yang kredibel dan efektif yang dinilai kondusif bagi stabilitas makroekonomi.

Hal lainnya ialah level keuangan Indonesia yang masih tinggi, kebijakan moneter dan fiskal yang bijaksana dan level utang Indonesia yang saat ini masih sebanding dengan negara lainnya di tingkat Baa2.

Peningkatan cadangan devisa dan penerapan kebijakan fiskal dan moneter yang berhati-hati tersebut memperkuat ketahanan dan kapasitas Indonesia dalam menghadapi gejolak eksternal.

Hal ini memperkuat keyakinan Moodys bahwa ketahanan dan kapasitas Indonesia untuk merespons guncangan ekonomi global masih cukup tinggi, sehingga sudah selayaknya Indonesia mendapatkan kenaikan rating tersebut.

Masih adakah hal yang perlu diwaspadai ataupun ditingkatkan agar Indonesia dapat meraih peningkatan selanjutnya?

Salah satu hal yang saat ini paling disoroti Moody’s ialah kebijakan fiskal dan moneter Indonesia. Moody’s mengharapkan bahwa fokus kebijakan fiskal dan moneter Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan membangun penyangga keuangan yang semakin jelas dalam beberapa tahun terakhir akan tetap ada. Sebab, kebijakan-kebijakan ini dan cadangan keuangan yang lebih besar memperkuat kapasitas Indonesia untuk menanggapi guncangan.

Meski demikian, pendapatan negara yang lemah tetap disoroti Moody’s sebagai kendala yang patut diwaspadai, termasuk kemampuan utang Indonesia yang makin sedikit. Moody’s memperkirakan, utang pemerintah Indonesia akan berkisar 30% dari PDB dalam beberapa tahun mendatang, di bawah rata-rata 39% dari PDB untuk semua sovereign yang memiliki investment grade.

Bagaimanakah View IHSG ke depannya setelah mendapatkan kenaikan peringkat ini?

Meskipun telah mendapatkan kenaikan peringkat dari Moody’s, kami melihat bahwa IHSG ada potensi untuk mengalami kenaikan temporer. Namun, secara garis besar IHSG masih berpotensi terkoreksi.

Untuk lebih jelasnya Anda dapat melihat chart IHSG berikut ini.

Melihat pergerakan IHSG saat ini, kami melihat ada 2 skenario yang akan terjadi dalam pergerakan IHSG saat ini.

  1. Rebound sementara, jika berhasil menembus resistance di level 6370, dan berpotensi menguat hingga ke level 6477
  2. Berlanjut turun, jika IHSG tertahan di angka 6370, dan terkoreksi hingga ke level 6250

Namun satu hal yang harus Anda ingat, bahwa IHSG saat ini masih berada dalam fase bearish. Oleh karena itu, meskipun menguat, kenaikan tersebut hanya bersifat sementara dan IHSG lebih berpotensi untuk melemah hingga ke support terkuatnya di level 6100.

Meskipun begitu, IHSG ternyata masih bisa kembali ke fase bullishnya jika menembus level resistance tertentu loh. Ingin tahu resistance di level berapa? Temukan jawabannya hanya di premiumaccess.id

Dapatkan  juga peluang – peluang trading, serta petunjuk lengkap trading melalui www.PremiumAccess.id/web dan pelajari cara trading melalui workshop Super Performance Trader. Jangan tunggu rugi besar baru mau belajar. Investasikan uang Anda dengan bijak, supaya uang itu bisa beranak lebih banyak lagi, dengan ikuti workshop Super Performance Trader dan daftar melalui www.supertrader.id

Salam profit,

Ellen May Institute