A Million Dollars Statement

Coba Anda bayangkan Anda sedang berada di depan layar monitor Anda dan hendak melakukan trading. Kemudian Anda melihat satu saham yang berpotensi untuk naik, TAPI masih sangat spekulatif, mungkin karena volume kurang mendukung atau sebagainya. Secara pola, saham tersebut kemungkinan untuk naik tapi rules Anda berkata “not yet, wait!”

Hari perdagangan pun tutup dan tidak ada konfirmasi yang Anda dapatkan mengenai saham ini. Lubuk hati Anda ingin sekali melakukan buy pada saham ini, seolah-olah Anda berpikir “gapapa deh, coba-coba aja.” Atau “coba kita lihat besok”. Keesokan harinya, Anda membuka layar monitor Anda dan menyaksikan saham yang Anda incar naik 10% pada hari itu.

Apakah Anda pernah mengalami ini?

Apa perasaan Anda?

Kesel? Gemes? Gregetan?

Kemudian Anda bertanya pada morning briefing “kemarin saya lihat saham ABCD naik 10%, kalau mau masuk di harga berapa?”

Apakah ini seperti kisah Anda?

Tidak salah jika Anda bertanya demikian, tapi saya ingin sharingkan satu pola pikir yang bisa membuat Anda trading lebih tenang. Apa itu? Simple! Kalau Anda ragu, skip! Dan apapun yang terjadi setelahnya tidak usah terlalu diambil pusing.

Menjadi seorang trader bukan berarti menjadi orang yang selalu benar di dalam analisanya. Terkadang menjadi seorang trader Anda harus bisa berkata “tidak”. Market setiap harinya PASTI akan menawarkan kepada Anda beberapa kesempatan untuk Anda masuk. Dan, Anda tidak harus mengambil kesempatan itu hari ini! Karena jika kesempatan Anda hilang pada hari ini, market masih akan buka besok dan masih akan ada kesempatan berikutnya.

Anda pasti akan merasakan gregetan, gemes, dan kesel ketika Anda ketinggalan saham yang Anda analisa dengan baik. Parahnya lagi, Anda malah mengejar ketertinggalan dengan memaksakan diri untuk membeli. Padahal, dalam hati Anda sudah tahu bahwa Anda maksa. Sanggupkah Anda untuk berkata “yasudah, saya akan cari lagi yang lain.”

This is a million dollars statement

Ketika Anda mampu berkata “yasudah, saya akan cari lagi yang lain.” Disinilah kedewasaan mental Anda sebagai seorang trader dimulai. Anda tidak lagi maksa ingin masuk ke market dan Anda tidak lagi merasa tertinggal. Anda tidak lagi merasa menjadi “korban” dari ketertinggalan, tapi Anda mengambil sebuah keputusan secara sadar untuk “let go” dan mencari yang lain. Sama seperti jika cinta Anda ditolak, yang Anda lakukan adalah move on dan cari lagi yang lain bukan?

Dalam trading juga demikian.

Akan ada saatnya Anda merasakan keraguan untuk membeli dan akan ada saatnya Anda begitu yakin karena semua rules terpenuhi. Jika Anda mengalami keraguan, yasudah simple tinggalkan. Coba Anda pikirkan sejenak, jika saat ini portfolio Anda bernilai $1 juta, apakah Anda akan membiarkan diri Anda bertindak di dalam keraguan tersebut? Bukankah Anda akan trading dalam perasaan galau tidak karuan?

Yang seharusnya Anda lakukan adalah menunggu sampai munculnya sinyal yang Anda yakini, entah itu terbentuknya pola atau price action tertentu yang Anda familiar. Disitulah baru Anda melakukan trading dan dengan disertai money management yang benar, saya yakin Anda akan trading dengan perasaan tenang dan rileks.

Bagaimana jika saya ketinggalan terus? 

Ada banyak faktor yang menyebabkan Anda mengalami ketertinggalan dalam eksekusi trading. Bisa jadi pada saat itu Anda sedang meeting, sibuk, jemput anak, dsb. Kalau kata orang, yah memang bukan rezekinya.

Kemudian factor kedua, Anda terlalu perfeksionis! Menjadi trader yang memiliki terlalu banyak syarat dan menginginkan chart terbentuk dengan sempurna persis dengan yang di buku sama sekali tidak mungkin terjadi, maka tidak heran Anda selalu ketinggalan. Anda harus belajar dengan cara dituntun sekali-sekali supaya Anda bisa melakukan adjustment yang diperlukan ketika menganalisa chart.

Teknikal analisis, seperti yang Anda pelajari di workshop Super Performance Trader, adalah half art hal science yang artinya adalah analisis tidak 100% sifatnya scientific dan diperlukan pengalaman yang terbentuk karena sering dilakukannya latihan charting. Baru dari situlah Anda bisa menjadi trader yang berhasil, tidak secara instan tapi melalui proses yang layak untuk dilewati.

Salam profit!

Please follow and like us:

You might also like More from author

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.