Didepak Dari Bursa, Ini Cara Mengatasi Saham yang Akan Delisting!

Terhitung mulai hari ini, Anda mungkin tidak akan lagi bisa melihat transaksi apapun pada saham CPGT. Kenapa? Karena saham tersebut sudah DELISTING dari bursa.

Kira-kira apa yah penyebab delisting saham ini? Lalu, bagaimana dengan nasib para investor yang memiliki saham yang telah delisting tersebut?

Adakah cara yang gampang, untuk mendeteksi saham-saham yang akan didelisting?

Anda penasaran? Simak jawabannya berikut ini.

Delisting Saham

Sebelum membahas soal delisting lebih lanjut, Anda mungkin masih bertanya-tanya, apa sih delisting itu?

Delisting merupakan proses penghapusan saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jadi, saham yang sebelumnya pernah dicatatkan akan dihapus dari perdagangan dan tidak akan bisa dibeli maupun dijual lagi.

Delisting ini sendiri sebenarnya bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni atas permohonan emiten itu sendiri (voluntery delisting), maupun atas paksaan dari bursa (force delisting).

Nah, voluntery delisting ini sendiri biasanya merupakan bagian dari strategi perusahaan, yang mengharuskan dihapusnya perdagangan sahamnya di bursa, misalnya seperti merger, ataupun GO Private.

Lalu, bagaimana dengan nasib para investor yang telah membeli saham perusahaan yang akan didelisting tersebut?

Nah, untuk saham yang akan delisting, pada umumnya BEI akan mengumumkan tanggal efektif suatu perusahaan yang akan delisting dan membuka perdagangan sahamnya di pasar nego. Jadi, para investor yang masih memiliki saham tersebut bisa menjual saham-saham yang dimilikinya untuk meminimalisir kerugian.

Selain itu, di prospektus perusahaan, suatu perusahaan yang pailit juga akan memberikan kompensasi untuk para investor yang memiliki saham tersebut. Namun, pemegang saham retail tentu saja akan menjadi prioritas terakhir perusahaan setelah pemegang obligasi, dan pemegang saham preferen.

Prosedur dan Pelaksanaan Delisting

Ada beberapa prosedur yang harus dilakukan oleh bursa sebelum melakukan delisting.

  1. Jika satu emiten menemui salah satu kriteria delisting, paling lambat satu hari bursa setelah hal tersebut diketahui oleh emiten, bursa akan mengumumkan delisting emiten tersebut.
  2. Bursa akan memberitahukan emiten yang sahamnya akan delisting, termasuk jadwalnya untuk kemudian dilaporkan kepada BAPEPAM
  3. Pada hari yang sama saat keputusan tersebut dibuar, bursa akan mensuspen perdagangan saham yang akan didelisting tersebut.
  4. Usai pengumuman, saham yang akan didelisting akan diperdagangkan di pasar negosiasi, selama 20 hari bursa sejak disuspen.
  5. Delisting akan efektif sehari setelah jadwal
  6. Jika saham emiten dihapuskan, semua efek yang pernah diterbitkan oleh perusahaan tersebut juga akan dihapuskan dari bursa.
  7. Emiten yang sahamnya dihapus secara paksa (force delisting), boleh mengajukan keberatan kepada ketua BAPEPAM.

Nah, itulah beberapa hal yang harus dilakukan oleh bursa sebelum men-delisting saham di BEI.

Namun, bisakah saham yang di-delisting tersebut kembali dicatatkan dibursa.

Bisa saja, selama perusahaan yang delisting tersebut berhasil bangkit dan memenuhi standar maupun persyaratan pencatatan kembali (relisting) saham di BEI. Akan tetapi, sangat jarang sekali perusahaan yang sama melakukan relisting di bursa.

Hal ini dikarenakan satu-satunya cara untuk menyelamatkan perusahaan yang telah pailit (bangkrut) ialah dengan melakukan restrukturisasi secara total dalam perusahaan. Biasanya hal ini ditempuh melalui pengambil alihan secara penuh ataupun merger, sehingga identitas perusahaan yang telah delisting tersebut menghilang dan melebur menjadi perusahaan baru.

Kriteria Saham Yang Akan Delisting

Anda tentunya ingin tahu bukan, ciri-ciri saham yang akan delisting tersebut untuk menghindari kerugian dari investasi Anda.

Berikut ciri-ciri saham perusahaan yang akan delisting:

  1. Sering disuspend, bahkan hingga bertahun-tahun
  2. Memiliki fundamental yang jelek dan tidak pernah bertumbuh
  3. Perusahaan memiliki hutang yang menumpuk
  4. Sama sekali tidak ada transaksi dalam perdagangan saham tersebut selama 1 tahun++.
  5. Sahamnya tidak liquid
  6. Jumlah saham yang beredar di masyarakat <1%.
  7. Biasanya ada berita besar yang mengakibatkan perkara hukum terhadap perusahaan tersebut.
  8. Perusahaan sangat jarang melakukan aksi korporasi

Itulah beberapa ciri-ciri saham yang kemungkinan besar akan mengalami delisting. Jadi, jika Anda para investor melihat gejala tersebut pada saham-saham pilihan Anda, maka Anda harus berhati-hati karena bisa jadi saham tersebut akan didelisting nantinya.

Lalu, adakah saham-saham yang berpotensi akan didelisting oleh bursa?

Ada beberapa saham yang patut Anda waspadai untuk saat ini, seperti INVS, GTBO, AKSI, TRUB, ITTG, BLTA, dan BCIC. Kenapa? Itu karena saham-saham tersebut sudah mengalami suspend dalam jangka panjang oleh BEI dan berpotensi delisting.

Strategy Trader dan Investor Menghadapi Delisting

Yang harus Anda perhatikan disini ialah teliti dalam memilih saham, karena ada banyak sekali saham yang bisa Anda perjual-belikan di bursa.

Nah, jangan khawatir jika Anda tidak tahu saham mana yang harus dibeli untuk trading karena Gold Premium Access akan merekomendasikan saham-saham yang potensial untuk Anda. Tidak hanya rekomendasi namun kami memberikan edukasi agar Anda bisa mandiri dalam trading di bit.ly/goldpremiumaccess

Sedangkan Anda yang inign berinvestasi saham, sebagai investor kita harus mencari saham-saham yang berfundamental bagus. Kita bisa melihat pendapatan atau earnings nya apakah bertumbuh setiap kuartal dan setiap tahunnya?

Saham-saham yang akan pailit bisa dilihat dari rasio hutangnya lewat DER atau Deb to Equity ratio. Sehingga setelah menganalisa dengan baik kita dapat terhindar dari perusahaan-perusahaan yang berpotensi pailit.

Nah, Anda tidak perlu bingung untuk berinvestasi karena investasi sangat mudah dan simple. Ada banyak strategy investasi dan memilihnya sesuai dengan profil diri Anda sendiri.

Kenapa belajar berinvestasi? Jika Anda tau ilmunya, Anda bisa memaksimalkan profit dan bisa terhindar dari resiko resiko seperti delisting.

Luck is what happen when preparation meets opportunity.

Persiapkan diri Anda sekarang juga dengan edukasi lewat Seminar “Winning Stocks Mastery”. Anda bisa berinvestasi seperti professional meraih cuan yang berlipat ganda serta berkesempatan belajar langsung dengan praktisi saham Miss Ellen May.

Belajar berinvestasi dengan cara yang benar dari pakar yang berpengalaman. Tempat terbatas! Pastikan Anda sudah terdaftar dalam waiting list di bit.ly/winningstockmasteries 

 

Please follow and like us:

You might also like More from author

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.