Jitu Berinvestasi dengan Nabung Saham

Saya sering mendengar cerita baik dari member Gold Premium Access maupun peserta Workshop Super Performance Trader tentang keinginan untuk berinvestasi.

‘’Saya ingin berinvestasi tapi saya sibuk bekerja, tidak bisa menganalisa saham secara fundamental’’.

‘’Saya bukan berlatar belakang ekonomi, saya tidak mengerti siklus bisnis’’.

‘’Saya punya hanya karyawan dengan modal kecil, apakah bisa investasi?’’

Dari alasan-alaan tersebut, pertanyaanya sama, bagaimana caranya investasi saham dengan mudah dan cuan?

Namun, apakah ada strategy berinvestasi saham yang mudah dan menguntungkan?

Nah, menjawab pertanyaan tersebut, saya ingin perkenalkan kepada Anda hari ini cara berinvestasi paling mudah dan bisa digunakan oleh siapapun! Bahkan anak Anda yang masih bersekolah pun bisa mulai berinvestasi.

Teknik ini dikenal dengan Dollar Cost Averaging atau yang lebih akrab dikampanyekan oleh Bursa Efek Indonesia sebagai “nabung saham”.

Teknik Nabung Saham

Teknik “nabung saham” adalah teknik membeli saham tertentu, dengan jumlah yang sama dan juga dengan periode tertentu. Ya semudah itu! Teknik mudah ini bisa dilakukan siapapun termasuk pemula. Bahkan Anda bisa mulai melakukan teknik ini sekarang.

Contohnya saya membeli saham BBRI dengan nominal Rp 10.000.000,00 dengan rutin setiap bulan di tanggal 1.

Jadi, Anda membeli saham dengan nominal yang sama setiap periode. Dikarenakan harga saham berubah–ubah naik dan turun, maka akan didapatkan jumlah saham yang berbeda-beda pada setiap pembelian. Dengan demikian, akan didapatkan harga rata-rata pada setiap pembelian.

Mari kita perhatikan simulasi berikut:

Anda mulai menabung saham BBRI sejak tahun 2007 dengan nominal Rp 10 juta setiap tahunnya pada tanggal 1 February.

Berarti, pada tanggal 1 Februari 2007 Anda akan beli saham BBRI Rp2300 (harga asli tahun 2007 sekitar Rp4600, sedangkan harga ini adalah harga setelah stock split 1:2 si tahun 2011).

Tahun berikutnya di tanggal 1 February 2017, Anda akan beli lagi saham BBRI dengan nominal yang sama yaitu Rp 10 juta di harga yang tertera hari itu.

Begitu seterusnya setiap tahun

Jika kita perhatikan grafik di atas, saham BBRI sejak tahun 2007 hingga tahun 2017 sudah tumbuh 389,7%. Apa yang terjadi dengan investasi Anda?

Tanggal Harga Beli
1 February 2007 2300
1 February 2008 3300
2 February 2009 2180
1 February 2010 3800
1 February 2011 4925
1 February 2012 7100
1 February 2013 7900
3 February 2014 8250
2 February 2015 11600
1 February 2016 11125
1 February 2017 11775
Rata-rata harga beli 6750,455

* pada 1 February tahun 2009, 2014, 2015 tidak terjadi perdagangan di bursa sehingga tanggal disesuaikan

Modal Anda di tanggal 2 February 2017 adalah Rp 110.000.000,00 dengan rata-rata harga beli 6750,455.

Harga saham BBRI, 2 February 2017 ditutup di angka 11975.

Berarti investasi Anda saat ini sudah bertumbuh 77,39%! Uang Rp 110.000.000,00 telah tumbuh menjadi Rp 195.129.000,00 atau Anda untung Rp 85.129.000,00 dalam sepuluh tahun hanya dengan beli rutin dan tidur.

Bayangkan jika Anda beli dengan rutin setiap bulannya, keuntungan akan lebih besar!

Nah, apalagi kelebihan dari nabung saham?

Kelebihan Teknik Nabung Saham

Teknik menabung saham mempermudah Anda untuk mengalokasikan modal untuk diinvestasikan. Anda tahu dengan pasti seberapa banyak uang yang akan Anda gunakan untuk berinvestasi dalam setiap rentang waktu tertentu.

Jika Anda seorang karyawan yang menerima penghasil secara rutin setiap bulannya, Anda dengan mudah data mengalokasikan sejumlah uang untuk investasi. Hal ini juga berlaku pada anak-anak. Anak-anak bisa mengalokasikan uang jajannya untuk ditabung saham.

Kedua, teknik nabung saham menggunakan compound interest. Nah jika Anda penasaran lebih lanjut mengenai compound interest klik bit.ly/efeksnowball

Selain itu, teknik nabung saham juga rendah resiko. Dikarenakan kita membeli saham dengan nominal yang sama secara otomatis bisa mengendalikan risiko. Jadi, Anda mendapatkan lebih banyak saham ketika harga turun, dan mendapat lebih sedikit saham ketika harga saham naik.

Is it to good to be true? Adakah kekurangan dari nabung saham?

Kekurangan Nabung Saham

Untuk nabung saham Anda tdak perlu skill yang tinggi namun Anda butuh kedisiplinan dan kesabaran. Anda harus disiplin untuk menabung secara rutin. Namun, Anda tidak perlu khawatir, saat ini ada beberapa sekuritas yang bisa menabung saham secara otomatis dengan proses auto debet dari rekening tabungan Anda.

Selain itu, Anda harus sabar menunggu investasi Anda berbuahkan hasil. Teknik nabung saham menggunakan diversifikasi waktu, jadi hasil investasi Anda tidak akan terlihat dengan cepat.

Perlu diingat bahwa tidak semua saham bisa ditabung! Anda harus selektif dengan saham-saham yang ditabung. Jangan sampai ketika Anda nabung saham, harga saham bukan bertumbuh perusahaan malah pailit.

Namun, Anda tidak usah khawatir karena Anda bisa dapatkan list saham-saham apa saja yang cocok untuk ditabung di buku “Nabung Saham Sekarang” pre order now di bit.ly/bukunabungsaham

 

Related Article:

Menjawab pertanyaan dan kebutuhan Anda dalam trading dan berinvestasi bit.ly/agendaedukasiPA

Strategy Praktis Investasi Saham bit.ly/strategyinvestasi

Kaya dari investasi saham simple bit.ly/bukunabungsaham

 

Please follow and like us:

You might also like More from author

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.