Jika pada perdagangan 19 Desember kemaren IHSG berhasil mencetak rekor, hari ini IHSG malah terkoreksi. Selama 5 hari terakhir IHSG terus menerus menguat. Jadi apakah koreksi hari ini wajar? Lalu apa strategy kita selanjutnya menghadapi pasar di sisa akhir tahun ini?
Pertama, mari kita perhatikan penyebab kenaikan IHSG selama tahun 2017 ini.

IHSG di Tahun 2017

Hal utama yang berhasil menunjang pergerakan IHSG selama setahun terakhir ini ialah upgrade peringkat utang menjadi BBB- dari S&P, dengan outlook stabil. Jika Anda perhatikan, usai mendapatkan peringkat ini, IHSG tidak pernah mengalami koreksi lebih dari 6% dari level tertingginya.

Padahal, jika kita lihat dari pergerakan IHSG beberapa tahun ke belakang, IHSG selalu mengalami koreksi 6%-10% dari level tertingginya. Nah, itu berarti IHSG bisa dibilang terus mengalami penguatan sepanjang tahun 2017 ini.

Faktor lain yang cukup unik di tahun ini ialah, IHSG masih mampu bergerak positif ditengah derasnya aliran capital outflow yang dilakukan oleh asing. Seperti yang kita ketahui, menjelang akhir tahun ini Amerika kabarnya akan segera melakukan pemangkasan pajak korporasi hingga 35%, bagi perusahaan-perusahaan disana.

Belum lagi, The Fed kembali menaikkan level suku bunga Amerika untuk ke-3 kalinya tahun ini ke level 1,50% Hal ini tentunya akan sangat menarik bagi para investor asing, apalagi mengingat kedepannya Amerika masih terus berencana menaikkan suku bunganya dan proyeksi pertumbuhan ekonomi Amerika pun terus meningkat.

Akibat sentimen global tersebut, sangat wajar kalau kucuran dana dari pihak asing terus berkurang di pasar saham Indonesia. Lalu, kenapa IHSG terus meningkat? Jawabannya simpel saja, hal ini dikarenakan semakin kuatnya dana ataupun peran pemain lokal.

Itu berarti, kenaikan IHSG selama beberapa bulan terakhir sebagian besar hanya ditopang oleh para pemain lokal saja. Lalu, apabila asing kembali masuk akankah kenaikan IHSG semakin kencang? Bisa saja, sebab biasanya dana yang dimiliki asing lebih besar dibandingkan dengan dana lokal. Sehingga ketika Para pemain lokal dan asing bergerak searah, maka kenaikan IHSG bisa jadi lebih kencang.

Pertanyaannya, apakah IHSG masih mampu terus naik ataukah akan berbalik turun?

Koreksi IHSG

Sebenarnya jika mengingat kenaikan IHSG pada perdagangan kemarin, maka koreksi pada hari ini masih terbilang wajar.

IHSG telah berhasil menguat selama lima hari terakhir yang disebabkan salah satunya adalah efek window dressing. Oleh karena itu, koreksi yang terjadi hari ini masih sehat.

Mengapa? Karena di setiap trend bullish yang sehat, selalu disertai dengan masa-masa koreksi, dan jika koreksi sehat tidak terjadi maka ditakutkan koreksi yang ‘tidak sehat’ yang akan terjadi di tahun 2018 nanti.

Lalu, apa aksi kita selanjutnya dalam menghadapi market di sisa akhir tahun 2017 dan di tahun 2018?

What’s Next?

Untuk para traders, kesempatan selalu ada di market untuk melakukan aktivitas trading. Strategy trading kita sebagai seorang traders tetap kembali menganalisa chart. Koreksi IHSG tidak menjadi halangan untuk trading karena jika kita perhatikan koreksi terjadi pada saham-saham big caps seperti GGRM, UNVR, UNTR, BBCA, ASII. Oleh karena itu, jika Anda tidak trading saham-saham ini, Anda masih bisa hold posisi selama masih belum kena level proteksi.

Bagaimana jika Anda punya saham-saham big caps dan terkoreksi? Kembali lagi ke chartnya dan trading plan Anda. Apakah sudah kena level proteksi? Jika sudah segera batasi kerugian, jika belum just hold and follow the trading plan. member Gold Premium Access tetap ikuti update dari telegram channel yah.

Selain itu, saham BBNI sempat direkomendasikan oleh Gold Premium Access di tanggal 1 November 2017 dan saat ini sudah menghasilkan profit sekitar 20-22%. Action selanjutny adalah dengan hold saham ini. Apalagi untuk trend follower saat ini Anda bisa hold saham ini sampai menunjukkan tanda-tanda reversal. Terus simak updatenya dalam Gold Premium Access yah.

Nah, masih banyak rekomendasi saham-saham lain yang Anda bisa dapatkan lewat Gold Premium Access. Selain memberikan analisa dan rekomendasi saham, Gold Premium Access juga memberikan edukasi lewat Webinar yang aan dilaksanakan 20-22 Desember 2017 ini. (bit.ly/goldpremiumaccess)

Bagi Anda para investor, arah ekonomi Indonesia dan IHSG menjadi salah satu hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengambil keputusan investasi.

Bagaimana arah gerak IHSG di tahun 2018? Benarkah akan terjadi crash? Sentimen apa yang perlu diperhatikan di tahun 2018? Sektor apakah yang perlu menjadi focus kita di tahun 2018?

Di akhir tahun ini, Gold Premium Access akan merilis sebuah proyeksi arah gerak market di tahun 2018 yang menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Jangan ketinggalan proyeksi ini sebagai panduan dalam berinvestasi maupun trading di tahun 2018. Jika Anda daftar sekarang hingga tanggal 22 Desember nanti, Anda bisa mendapatkan Christmas Gift berupa tambahan FREE 3 bulan dan gratis online class mengenai “Technical Analysisi Basic”.


Hubungi 082220747576 atau
http://wa.igo.space/5XFv untuk mendaftar.

Click bit.ly/goldpremiumaccess