Tahukah Anda, bahwa ada beberapa indeks yang biasanya digunakan oleh manager investasi untuk membandingkan kinerja investasi, bahkan menjadi komponen portofolio untuk reksadana indeks, dan salah satunya ialah FTSE.

Indeks FTSE (Financial Times Stock Exchange) merupakan salah satu indeks saham yang paling banyak digunakan dan dipandang sebagai acuan selain MSCI (Morgan Stanley Capital International).

Saat ini, FSTE baru saja merubah komposisi sahamnya di Indonesia.

Berikut update terbarunya.

FTSE Small Cap

  • Inclusions : BKSL, BRPT, INKP, KREN
  • Exclusions : KIJA, GJTL, AISA

Keluarnya beberapa saham ini, dikarenakan FTSE menilai saham-saham tersebut mengalami kemunduruan dalam menjalankan bisnisnya, terutama AISA yang telah mendivestasikan bisnis berasnya.

So, bagi Anda yang memiliki beberapa saham tersebut, waspadai koreksi jangka pendek yang mungkin terjadi.

Tapi jangan khawatir, karena koreksi ini biasanya hanya berlangsung sesaat saja dan saham-saham yang dikeluarkan tersebut masih potensial, terutama AISA.

Efeknya? Sudah jelas bahwa saham yang berhasil masuk ke dalam indeks global tersebut akan mendapat sentimen positif.

Namun, bukan berarti harga saham-saham tersebut akan langsung meroket. Demikian pula sebaliknya, untuk saham-saham yang dikeluarkan dari FTSE juga tidak serta marta turun.

Misalnya saja AISA, secara technical kami melihat ada pola yang cukup menarik untuk ditradingkan.

Setelah dikeluarkan dari indeks FTSE, AISA berpotensi terkoreksi hingga ke level 650. Jadi bagi Anda yang punya saham AISA di harga atas, harap berhati-hati. Namun untuk jangka menengah saham AISA masih berpotensi menguat dengan target terdekat di level 900.

Bagaimana analisis kami selengkapnya? Join PremiumAccess.id untuk mendapatkan update rekomendasi realtime trading saham dan edukasi.