Dunia trading dan investasi saham bisa membuat orang euphoria dan memberikan keuntungan yang luar biasa besar, namun ada juga orang yang mengalami kecewa dengan market karena rugi dan terus merugi. 2 perilaku ini sangatlah bertolak belakang. Namun, di balik setiap trader/investor yang sudah sukses, mereka memiliki prinsip untuk tidak membiarkan emosi menguasai cara tradingnya.

Mengapa kita harus mengendalikan emosi? Bagaimana cara mengatur emosi saat trading saham dan forex? Bagaimana caranya keuntungan yang kita dapat sebelumnya bisa menutupi kerugian-kerugian kita? Namun apakah yang sebenarnya membuat trader itu rugi?

Ya, seringkali trader pun lupa menjalankan apa yang sudah direncanakan sebelumnya karena faktor psikologis/emosi. Trader menjadi tidak disiplin terhadap analisanya karena faktor Fear (takut) and Greed (serakah). Lalu bagaimana caranya supaya trading tidak dipengaruhi emosi saat trading saham?

Yuk pelajari dalam artikel di bawah ini “Cara Mengendalikan Emosi Agar Sukses Trading Saham”

  1. Keep Calm!

Bersikaplah tenang! Trading tanpa dipengaruhi oleh tekanan. Artinya, ketika Anda melakukan beli dan jual saham, Anda benar-benar tahu alasan mengapa Anda melakukan transaksi tersebut. Contoh ketika trading dalam tekanan : Ketika Anda butuh uang untuk sebuah keperluan seperti membayar hutang, menolong anggota keluarga yang sakit, membayar biaya Pendidikan anak. Ketika Anda berada dalam kondisi yang demikian, Anda akan trading dan mengambil keputusan yang tidak objektif. Emosi Anda akan lebih berpengaruh dan membuat rencana trading Anda akan kacau. Fail to plan = plan to fail. Jika Anda gagal merencanakan, bearti Anda sudah merencanakan kegagalan Anda. Ketika kacau psikologis tradingnya, keputusan yang Anda ambil juga tidak objektif, sehingga bukannya untung, malah Anda akan rugi dan situasi psikologi semakin kacau terulang lagi. Ingat, janganlah trading ketika Anda dalam tekanan. Ketenangan akan memberikan kemenangan dalam trading Anda.

  1. Keep Learning!

Warren Buffett, sang investor legendaris pernah mengatakan, “The risk comes from not knowing what you are doing.” Artinya, risiko itu ada ketika Anda tidak tahu apa yang sedang Anda kerjakan. Prinsip ini bisa juga diterapkan untuk trading. Sebelum Anda mulai melakukan aksi beli jual saham, ada baiknya Anda belajar terlebih dahulu. Teruslah belajar sehingga Anda akan semakin mantap dan yakin dalam mengambil keputusan beli dan jual saham. Belajarlah dan terus belajar dari buku, internet, orang yang sudah terbukti berhasil, mengikuti workshop akan mengasah kemampuan trading Anda. Mungkin Anda pernah mengalami saham rugi, Anda mengalami kebingungan apakah ini saatnya untuk melakukan cutloss/terus tahan? Atau saat harga sedang naik, Anda juga bingung apa yang sebaiknya dilakukan. Apakah ini sudah saatnya untuk mengunci profit? Trader pemula tentunya mengalami rasa takut ketika sedang rugi dan mengalami euphoria ketika sahamnya untung. Trader yang sudah terlatih, tidak akan mudah galau/takut/bingung dalam menghadapi kondisi market seperti apapun. Trader terlatih ini juga tidak mudah serakah ketika melihat begitu banyaknya peluang di pasar yang ada. Teruslah belajar dan berlatih supaya psikologis trading Anda tidak mendominasi pikiran Anda dalam menentukan sebuah keputusan beli jual saham.

  1. Tahu Kapan Harus Berhenti

Trader professional tahu pentingnya kapan harus berhenti trading. Berhenti trading bukanlah sebuah kesalahan, namun adalah sebuah keputusan yang bijak. Anda harus berhenti setelah untung besar supaya Anda tidak mengalami euphoria yang berlebihan. Anda juga harus berhenti setelah mengalami rugi berkali-kali secara beruntun. Mengapa kita harus berhenti sejenak? Ingat, emosi yang stabil merupakan kunci keberhasilan seorang trader. Take a break sejenak dari market dan stop melihat apa yang terjadi di market. Istirahat ini akan merefresh pikiran Anda dan memberikan waktu yang berharga untuk kembali belajar. Kembali menganalisa ulang apa yang menjadi kunci keberhasilan trading Anda, cari tahu lagi apa yang menyebabkan trading Anda belum berhasil secara konsisten dan belajarlah dari mentor-mentor yang sudah berpengalaman. Sekali lagi, ingat emosi yang netral akan membantu Anda membuat sebuah perencanaan trading yang matang dan membawa keuntungan dari hasil trading Anda.

 

Pelajari Selengkapnya

Anda bisa menjadi trader professional dengan cara

- Pelajari melalui online class Trading for Living dengan klik url berikut ini : www.onlineclass.ellen-may.com

- Dapatkan rekomendasi trading saham dan edukasi setiap hari melalui Premium Access

(www.premiumaccess.id)

- Be a professional Super Trader ™ dalam workshop 3 hari Super Trader ™ bersama Ellen May @pakarsaham (www.supertrader.id)

We make money, we change lives better!

Salam profit!

Ellen May Institute