Beberapa orang mengalami kesulitan dalam menjalankan perencanaan trading. Apa sih sebenarnya yang membuat mereka kesulitan di dalam menjalankan perencanaan trading?

Tantangan banyak orang ketikta berinvestasi / trading saham seringkali datang bukan karena masalah teknis / penguasaan strategi, melainkan dari diri sendiri.

Sebenarnya belajar metode trading itu mudah. Meski strateginya, pelaksanaannya seringkali butuh proses, karena adanya faktor fear and greed. Takut rugi membuat orang menjual saham terlalu cepat sehingga keuntungan tidak seberapa. Takut ketinggalan kereta membuat orang beli saham dengan mengejar harga terlalu tinggi.

Takut salah membuat banyak orang tidak berani membeli saham lagi. Jadi bagaimana solusinya?

Salah satu solusi praktis yang sangat powerful adalah dengan melakukan visualisasi, seperti yang saya tulis dalam buku saya Smart Traders Not Gamblers.

Mengapa visualisasi penting dan berdampak buat trader dan investor saham? Visualisasi yang salah justru akan merusak. Lalu bagaimana cara melakukan visualisasi dengan benar sehingga kita bisa melakukan perencanaan investasi dan tading saham dengan disiplin dan happy?

Salah satu cara untuk mengatasi fear and greed adalah dengan melakukan visualisasi, visualisasi yang dilakukan biasanya adalah dengan membayangkan secara detail apa yang kita ingin lakukan mulai dari proses hingga mencapai tujuan yang ingin kita capai.

Jika Anda ingin menjadi trader yang berhasil visualisasi yang Anda lakukan adalah dengan membayangkan secara detail dengan menggunakan kelima indera Anda, melihat, mendengar, merasakan dengan kelima indera merasakan seperti apa sih suasana ketika trading sampai Anda menghasilkan keuntungan yang konsisten dari trading saham.

Namun demikian hal terpenting yang perlu Anda perhatikan adalah banyak orang melakukan visualisasi dengan cara yang salah.

Visualisasi dengan cara yang salah disini maksudnya adalah dilakukan dengan memikirkan outcome nya saja atau hal hal yang bagus saja. Hal ini tidak sepenuhnya tepat untuk dilakukan karena kita perlu juga membayangkan ketika kita mengalami kerugian.

Maksudnya bagaimana?

Jika Anda melakukan visualisasi ketika untung saja, maka ketika Anda mengalami kerugian atau harus melakukan pembatasan risiko, maka alam bawah sadar Anda mengatakan bahwa ini salah, ini tidak mendukung kita untuk mencapai outcome menjadi seorang Super Trader™.

Hal ini lah yang akhirnya membuat orang menghindari atau avoiding dalam melakukan cut loss atau proteksi, hal ini lah yang sangat berbahaya sekali. Ketika kita mengalami kerugian kecil dalam trading atau jual beli saham, ketahuilah kerugian kecil itu adalah wajar dan harus segera kita batas sesuai dengan key action yang sudah kita buat.

Lalu bagaimana cara yang benar dalam melakukan visualisasi?

Jika Anda sudah buat perencanaan trading, yang harus Anda lakukan adalah Anda melakukan visualisasi proses itu secara wajar, secara apa adanya. Di dalam trading kita tidak akan selalu untung, ada kalanya beberapa kali kita mengalami kerugian, maka dari itu visualisasi tidak hanya pada saat untung saja melainkan pada saat rugi juga.

Sehingga cut loss atau melakukan proteksi adalah hal wajar dan tidak apa apa karena Anda menganggap ini adalah bagian dari proses menjadi seorang Super Trader™.

Dari sini lah Anda mulai bisa memperbaikan trading Anda.

Apa sih hubungan antara visualisasi dengan action yang kita lakukan untuk menjadi seorang Super Trader™?

Hubungannya sangat erat sekali, kalau Anda pernah lihat gambar gunung es. Terlihat bahwa gunung es yang muncul ke permukaan tersebut hanya sekitar 20% saja seadngkan 80% nya terendam dalam air laut.

Nah itulah alam sadar dalam alam bawah sadar kita. Alam sadar kita terlihat seperti 20% gunung es tersebut dan kekuatan alam bawah sadar kita adalah 80% dari gunung es tersebut. Ketika seperti kita ingin melakukan sesuatu hal tapi kita tidak bisa meraihnya. Contohnya, Anda ingin mendapat uang banyak dan berhasil dalam trading, akan tetapi alam bawah sadar Anda mengatakan jadi kaya itu tidak baik atau uang adalah akar dari kejahatan.

Maka kepercayaan yang seperti itulah yang akan tertanam dalam diri Anda. Alam bawah sadar dalam diri Anda yang membuat alam sadar Anda menjadi “kalah”. Jadi sekeras apapun Anda berusaha akan terhambat oleh alam bawah sadar Anda.

Oleh karena itu kita tidak hanya mengendalikan alam sadar kita, melainkan kita juga mesti memprogram alam bawah sadar kita sehingga kita bisa melakukan apa yang ingin kita capai, dalam hal ini adalah meminimalkan kerugian dan memaksimalkan keuntungan.

Bagaimana mungkin Anda bisa meminimalkan kerugian kalau alam bawah sadar Anda mengatakan loss itu tidak baik?

Jadi visualisasi ini sebenarnya adalah kita sedang mengasosiasikan kita sedang menghubungkan dengan kerugian kerugian kecil itu sebenarnya tidak apa apa bukan suatu hal yang besar dan kita mengasosiasikan kerugian besar itu adalah sebuah hal yang tidak baik.

Jadi kerugian yang kecil yang kita batasi itu adalah baik dan kalau tidak dibatasi akan menimbulkan kerugian hal yang besar, dan asosiasikan hal itu sebagai hal yang tidak baik.

Bagaimana caranya?

Caranya adalah dengan kita mengasosiasikan dengan hal hal yang positif, contohnya ketika setelah kita melakukan cut loss sesuai dengan planning  yang kita lakukan adalah melakukan hal yang Anda sukai atau hobby Anda.

Sehingga Anda akan melatih alam sadar Anda “cutting losses quickly and keeping losses small” adalah sebuah perasaan yang luar biasa. Karena dengan demikian ketika Anda melakukan pembatasan risiko Anda akan melakukannya dengan tanpa beban.

PS :

workshop Super Performance Trader transforming to workshop Super Trader™ ™. Pada workshop batch 4-6 Agustus 2018 peserta mendapat manfaat luar biasa. Selain dengan materi baru, simulasi seru, ilmu yang semakin nendang, hadir pula Mr James Gwee dan Mr Tung Desem Waringin untuk memberikan ilmu2 finansial dan ilmu tentang mengubah pola supaya bisa jadi trader yang berani.

Ayo join next batch : 24-26 November 2018 sudah mulai banyak yang daftar. Save your seat! Kunjungi supertrader.id atau whatsapp ke supertrader.id/whatsapp untuk info next batch, dan untuk chatting dengan Client Service kami.