Perusahaan tambang ANTM, baru-baru ini berhasil menemukan sumber cadangan emas raksasa di NTB. Kira-kira apakah hasil eksplorasi ini akan berpengaruh terhadap harga saham perseroan? Lalu, bagaimana potensinya saat ini? Baca ulasannya berikut ini.

Cadangan Emas Raksasa

Baru-baru ini, ANTM bersama PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah menemukan cadangan emas yang besar di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Cadangan emas di Dompu ini diperkirakan mencapai 1,38 juta ton emas atau lebih banyak dua kali lipat dibandingkan tambang Batu Hijau milik Newmont yang saat ini memiliki cadangan 690.000 ton emas. Tidak hanya emas, tambang ini juga diperkirakan memiliki sejumlah cadangan tembaga hingga sebesar 8,6 juta ton. Tambang ini kemungkinan merupakan tambang terbesar yang berhasil ditemukan di Indonesia saat ini.

Lalu, bagaimanakah efeknya terhadap saham ANTM sendiri?

Seperti yang kita ketahui, ANTM merupakan salah satu perusahaan tambang yang menggunakan emas sebagai salah satu komoditas utamanya. Ditemukannya tambang ini tentunya merupakan hal yang sangat menggembirakan, lantaran hal tersebut akan dapat meningkatkan pendapatan ANTM di sektor pertambangan emas.

Sentimen Positif Lainnya

Penemuan tambang emas tersebut bukanlah satu-satunya berita positif terkait saham ANTM. Selain tambang emas, ANTM juga dikabarkan akan segera bergabung dengan investor asing, dengan potensi investasi sebesar US$1-2 miliar.

Saat ini, ANTM tengah berunding untuk memutuskan calon partner potensial terbesar yang akan diumumkan pada Juni nanti. Setelah keputusan terkait partner tersebut ditetapkan, ANTM rencananya akan membangun pabrik feronikel di Sorong, Papua dan pabrik stainless stell di Sulawesi atau Maluku Utara.

Pabrik stainless stell ini diperkirakan akan memiliki kapasitas produksi 500,000 hingga 1 juta ton, sedangkan pabrik feronikel akan membuat output feronikel ANTM meningkat hingga 26,000 ton.

Sentimen positif ini tentunya juga akan mampu mendorong dan meningkatkan pergerakan saham ANTM.

Lalu bagaimana prospek saham ANTM saat ini?

Perlu Anda ketahui, di awal tahun 2018 ini ANTM berhasil membukukan kinerja yang sangat luar biasa. Bayangkan saja, pada kuartal I-2018 ANTM berhasil mencetak laba hingga Rp246 miliar atau meroket hingga 3603% dibandingkan laba tahun sebelumnya, yang hanya sebesar Rp 7 miliar.

Kenaikan laba tersebut dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan di kuartal I 2018 menjadi Rp 5,73 triliun atau naik 247% dibanding tahun sebelumnya Rp 1,65 triliun. Peningkatan kinerja ANTM di tahun 2018 ini mungkin merupakan yang tertinggi selama beberapa tahun terakhir, sehingga bisa saja harga sahamnya di tahun ini juga akan turut meroket.

Lalu bagaimana jika ingin membeli saham ANTM ini?

ANTM sendiri sudah kami rekomendasikan beberapa hari lalu untuk speculative buy dikisaran harga 825-860, dengan target jual di level 940.

Bagaimana kalau harganya sudah berada diluar range buy?

Jangan khawatir, Anda bisa tunggu harganya untuk retrace atau koreksi terlebih dahulu. Karena saat ini ANTM juga berpotensi terkoreksi setelah tertahan di resistance yang cukup kuat di level 900.

Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa simak di premiumaccess.id/web dan pelajari cara trading melalui workshop Super Performance Trader. Jangan tunggu rugi besar baru mau belajar. Investasikan uang Anda dengan bijak, supaya uang itu bisa beranak lebih banyak lagi, dengan ikuti workshop Super Performance Trader dan daftar melalui supertrader.id

Salam profit,

Ellen May Institute