INVESTASI VS TRADING

Ketika Anda memasuki dunia saham, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan di awal apakah Anda ingin berinvestasi atau trading.

Memang apa perbedaannya antara trading dan investasi?

Perbedaan yang paling mencolok terdapat pada jangka waktunya, jika Anda berinvestasi maka waktu yang dibutuhkan bisa sampai 5 hingga 10 tahun atau bahkan lebih. Adapun trading tidak membutuhkan waktu selama itu, dengan trading Anda bisa mendapatkan keuntungan yang luar biasa hanya dalam jangka waktu harian sampai mingguan.

Mindsetnya pun juga berbeda, seorang investor dalam membeli saham mindsetnya adalah yang dibeli perushaannya. Adapun trader mindsetnya adalah dagang, seorang trader dalam membeli saham akan memanfaatkan selisiah harga beli dan jual untuk mendapatkan keuntungan.

Analisa yang digunakan juga berbeda, ketika seorang investor menggunakan analisis fundamental, menganalisa kinerja perusahaan melalui laporan keuangan dan melihat bisnis model perushaan yang ingin dibelinya, lain lagi dengan seorang trader yang menggunakan analisis teknikal, yang hanya menganalisa histori pergerakan harga saham di dalam pengambilan keputusan jual dan beli.

Pilihannya kembali lagi pada diri kita masing – masing, Anda lebih nyaman yang mana?

STRATEGI TRADING

  1. Day trading (Trading Harian)

Day trader adalah trader yang menggunakan rentang waktu paling cepat. Dimana day trader jarang membiarkan saham atau transaksinya lebih dari satu hari, idealnya seorang day trader membuka dan menutup transaksinya dalam hitungan menit hingga beberapa jam. Dikarenakan rentang waktu trading yang cukup pendek , umumnya target profit dari setiap transaksi berikisar antara 3-7 % dan untuk day trader tidak boleh membiarkan transaksi loss terlalu lama karena target profit kecil untuk lossnya pun harus kecil berkisar 1-3%.

Untuk day trader sangat tidak disarankan. Mengapa?

Pertama. Day trading sangat menguras untuk waktu karena kita wajib untuk pantau pergerakan dari market secara real time.

Kedua. Day trading pada saham keuntungannya sangat kecil, sehingga ketika melakukan pembatasan risiko pun range stop lossnya menjadi sangat mudah disentuh. Habis stop loss kena, bisa naik lagi deh harganya.

Ketiga. Dalam day trading, godaan emosional, fear and greed menjadi semakin besar. Hal ini bisa membuat trader menjadi tidak lagi focus pada sistemnya, melainkan mengambil keputusan berdasarkan emosi sesaat.

Kesimpulannya, day trading profitnya paling kecil, sering kena stop loss, lebih cape, dan in the end profitnya juga tidak akan terkumpul banyak.

Instrument yang cocok untuk day trading adalah Forex trading karena lebih fluktuatif. Meski demikian, 3 tantangan day trading tersebut masih akan Anda hadapi dalam trading forex,

  1. Swing Trading

Swing trader adalah trader yang memanfaatkan kenaikan suatu harga saham dalam waktu beberapa hari. Dengan kata lain seorang swing trader membuka dan menutup transaksi dalam rentang waktu 1 hari hingga beberapa hari, atau bahkan beberapa minggu. Keuntungan rata-rata yang didapat oleh seorang swing trader berkisar 5% sampai sekitar 15%.

Swing trader menggunakan rentang waktu trading yang lebih besar dari day trader. Ia melakukan beli jual dalam tempo beberapa hari.

Tantangan yang dihadapi pun masih mirip dengan tantangan yang dihadapi oleh day trader, yaitu :

–              Rentang profit taking yang tidak terlalu besar

–              Level stop loss yang sempit sehingga stop loss cepat tersentuh

–              Tantangan psikologi trading karena fluktuasi harga

Meski demikian, 3 tantangan tersebut tidak sebesar yang dihadapi oleh day trader.

Strategi yang digunakan oleh swing trader lebih berfokus pada memanfaatkan pantulan – pantulan harga antara support dan resisten.

Strategi ini selain bisa diterapkan di saham, bisa juga dimanfaatkan untuk trading forex.

  1. Super Trader ™

Super Trader ™ adalah trader yang membuka dan menutup transaksi dalam rentang waktu rata-rata lebih dari 2 pekan hingga beberapa bulan.

Super Trader ™ trading dengan cara yang berbeda dengan swing trader dan day trader yang hanya memanfaatkan pantulan-pantulan jangka pendek.

Super Trader ™ membeli saham-saham yang memberi konfirmasi harga akan naik.

Strategi ini sangat memungkinkan untuk trader yang sibuk, tidak punya banyak waktu untuk memantau saham, tapi bisa dapat untung hingga puluhan dan ratusan %.

Strategi ini juga memberikan keleluasaan untuk stop loss lebih lebar. Hal ini memberi ruang bagi trader untuk “melakukan kesalahan”. Trading lebih ringan tanpa beban. Karena boleh stop loss lebih lebar.

Karena trading tanpa beban, tekanan psikologis pun semakin berkurang, dan trading pun bisa jadi semakin objektif.

Jadi, jika Anda ingin make money dari pasar saham, saya sarankan, sebaiknya gunakan strategi Super Trader ™ .

Bagaimana caranya?

Caranya, Anda tinggal lihat saja saham-saham pilihan / rekomendasi yang sudah dipilih dalam Super Hot List di PremiumAccess.id, yang dikirim setiap pagi ke Telegram Anda.

Mau tau saham-saham Super Trader ™ apa saja saat ini? Dan bagaimana kinerja saham-saham super yang ditradingkan dalam PremiumAccess.id ? Yuk langsung saja meluncur ke PremiumAccess.id atau klik di sini untuk langsung tanya jawab melalui Whatsapp : premiumaccess.id/contact

Nah kalau di PremiumAccess.id Anda dapatkan rekomendasi saham secara langsung, maka jika Anda ingin tahu bagaimana cara mencari saham super / cara menjadi Super Trader ™, Anda bisa belajar di workshop Super Performance Trader dengan klik di supertrader.id , atau hubungi melalui Whatsapp dengan klik di sini supertrader.id/contact

We make money, we change lives. Salam profit!