Waren Buffett adalah seorang investor saham legendaris dunia. Warren Buffett berhasil menghasilkan banyak keuntungan luar biasa dari berinvestasi saham sehingga tidak sedikit orang yang ingin bisa berinvestasi seperti Warren Buffett. Bahkan  Warren Buffett juga diberi julukan Wizard of Omaha (Penyihir dari Omaha) atau Oracle of Omaha (Peramal dari Omaha) dan dikenal dengan metodenya yaitu value investing.

 

Melihat kesuksesan Warren Buffett dari investasi di pasar saham, membuat para pelaku pasar modal terutama investor saham terinsipirasi dan ingin menjadi seperti beliau. Namun untuk bisa seperti Warren Buffet tidaklah mudah dan tidak semua orang bisa menjadi seperti Warren Buffet. Mengapa demikian? Yuk baca sampai habis artikel di bawah ini.

 

Apakah Anda Bisa Menjadi Seperti Warren Buffet?

 

Apakah Anda bisa menjadi seperti Warren Buffett? Jawaban sejujurnya adalah Anda tidak bisa meniru Warren Buffett dengan cara – cara value investingnya yang popular tersebut. Mengapa demikian?

 

Jawabannya adalah karena Warren Buffett tidak hanya sekedar membeli saham, ketika beliau membeli saham berarti beliau membeli perusahaan tersebut. Warren Buffett bisa membeli saham hingga 40% dari total jumlah saham yang beredar.

 

Sehingga Buffett memiliki hak – hak istimewa yang tidak dimiliki oleh investor retail yang mau ikut – ikutan tanpa betul – betul mengerti apa yang dilakukan oleh Warren Buffett. Maksudnya gimana?

 

Buffet gets the first call and get deals the other investors don’t get. Warren Buffett mendapatkan infromasi seputar apa yang akan dilakukan oleh perusahaan yang dibelinya sebelum informasi tersebut disebarkan atau diberitahukan kepada investor retail lainnya. Bahkan Warren Buffett bisa mendapat harga yang jauh lebih murah di bawah harga pasar, Buffett bisa mendapat diskon hingga 30% lebih karena ia beli company atau perusahaan, bukan cuma sekedar beli saham saja lalu dijual kembali.

 

Selain itu Berkshire Hathaway yang dimiliki oleh Warren Buffet, bukan sekedar perusahaan investasi, melainkan juga holding company. Perusahaan yang mempunyai asset dari perusahaan – perusahaan anaknya. Disitulah bisnis Buffett berkembang, Jadi yang dilakukan Warren Buffet adalah membeli perusahaan, lalu dikembangkan dan seterusnya.

 

Jadi, kalau Anda adalah seorang investor retail yang gemar membeli saham murah, bertobatlah karena cara make money investor retail dan institusi tidaklah sama.

 

Lalu Bagaimana Cara Invetor Retail Make Money Dari Pasar Saham?

 

Lalu Bagaimana Cara Invetor Retail Make Money Dari Pasar Saham? Anda harus tahu tugas Anda sebagai seorang investor retail hanyalah mencari saham yang mau naik harganya. Apa iya cuma cari saham yang mau naik harganya?

 

Iya betul, carilah saham yang mau naik harganya karena demand yang lagi membesar. Itu saja! Lalu bagaimana dengan valuasinya? Apa saat ini masih murah atau sudah mahal?

 

Mau dia lagi murah valuasinya atau lagi growing, saya tidak peduli. Kalau ada demand besar yang masuk ya saya akan beli. Kalau demand mulai terlihat menyusut ya saya akan keluar dan jual saham tersebut. Sesimple itu.

 

Meskipun begitu saya gak anti dengan strategi value investing. Strategi value investing sebenarnya adalah strategi yang cukup bagus karena melihat saham dari nilai wajarnya, dan membeli saham tersebut ketika nilai wajarnya sedajg murah – murahnya, akan tetapi kalau Anda bisa melihat kapan demand mulai masuk atau mulai menguasai pasar, terlepas saat itu valuasi sedang murah atau sudah mahal, kenapa kita tidak memanfaatkan momen tersebut? Toh ketika demand masuk harga saham tetap akan naik, terlepas dari valuasi sedang murah atau sudah mahal.

 

Intinya saya gak anti dengan strategi value investing, buat saya pribadi kalau ada acara yang lebih buat make money dari pasar saham, kenapa harus pilih cara yang lama? Yaitu dengan strategi Super Trader.

 

Dan kalau ditanya, mau gak ikutin jejak Warren Buffett? Jawabannya tentu mau. Someday saya mau buat perusahaan holding. Beli di perusahaan bagus yang sedang growing atau bertumbuh dan kembangin sampai perusahaan tersebut jadi besar.

 

Benar – benar beli company dan bukan cuma invest sahamnya. Kalau mau niru orang sukses, tiru yang bener, jangan cuma comot sedikit – sedikit. Okay?