Seperti yang kita ketahui bahwa di pasar saham, banyak sekali trader-trader gagal dan akhirnya menyerah di dalam pasar saham. Dan ternyata kesalahan-kesalahan para trader tersebut hampir sepenuhnya sama. Dalam pembahasan kali ini akan dibahas 7 kesalahan fatal yang paling sering dilakukan oleh para trader. Dengan mengetahui 7 kesalahan fatal tersebut, Anda akan lebih paham dan tau bagaimana caranya untuk menghindari kesalahan-kesalahan tersebut.

 

  1. Having no plan

 

Tidak memiliki perencanaan dalam trading, bisa membuat trading anda menjadi tidak terarah, membuat trading anda menjadi kacau dan berujung para kerugian, Mengapa?

 

Karena ibarat membangun rumah tanpa adanya perencanaan yang baik seperti peletakan kamar , dapur dan lain-lain, maka rumah tersebut akan berantakan. Ini sama halnya dengan trading, jika anda trading hanya sekedar trading, membeli tanpa adanya alasan yang benar, menjual hanya sekedar menjual tanpa adanya alasan kenapa menjual saham tersebut berarti anda sudah trading tanpa adanya perencanaan yang disusun di awal.

 

Trading yang baik adalah trading yang disusun diawal, membeli berdasarkan Analisa yang baik, menjual karena sudah ditentukan target jualan akan dimana dan level proteksi di level berapa jika tersentuh. Dengan perencanaan yang baik, maka trading anda akan lebih terarah dan tentunya anda akan semakin baik dalam trading.

 

  1. Trade By Rumour

 

Membeli saham dengan hanya mendengar informasi-informasi teman, kerabat atau broker anda tanpa anda mengerti dengan jelas informasi tersebut juga bisa membuat anda gagal dalam trading, Mengapa?

 

Karena jika anda trading hanya sekedar ikut-ikutan, hanya sekedar mendengar informasi yang terdengar sangat menggiurkan terkadang bisa mencelakakan anda jika anda tidak meneliti lebih lanjut dengan valid informasi tersebut.

 

Tradinglah berdasarkan apa yang anda ketahui dengan alasan yang tepat bukan sekedar ikut-ikutan saja. Jika anda mendapatkan informasi seputar saham yang bagus, anda harus teliti lebih lanjut apakah benar valid informasi tersebut, apakah anda setuju dengan benar dan objective dengan informasi tersebut.

 

  1. Driven by emotion

 

Di dalam trading, kita tidak hanya bisa mengandalkan sebuah metode Analisa, sering kali para trader gagal bukan karena traders tersebut tidak pandai dalam Analisa atau tidak pantai dalam mengatur keuangan, namun sesungguhnya musuh terbesarnya adalah dirinya sendiri, perasaan dan emosinya si trader tersebut. Bagian ini adalah bagian tersulit dalam trading, karena kita sebagai trader tidak bisa menghilangkan emosi namun kita hanya bisa mengkontrol emosi tersebut agar tetap stabil.  Contoh trading dengan emosi misalnya trading balas dendam ketika loss, trading dengan jumlah besar karena sudah terlalu percaya diri sehingga membuat tradingnya menjadi subjective.

 

 

  1. Fear

 

Dilanjut dari point ke 3 mengenai driven by emotion, ada 2 perasaan yang sering kali timbul dalam trading yaitu fear and greed.

 

Perasaan fear and greed memiliki kelebihan dan kekurangan. Diciptakan sebuah asuransi karena orang takut terjadi kecelakaan mendadak, mobil menciptakan safety belt karena takut jika terjadi kecelakan.

 

Jadi dengan adanya perasaaan fear ini maka kita akan lebih bisa memproteksi diri kita dari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, perlu anda ketahui jika anda terlalu dominan terhadap emosi fear, maka ini bisa membuat anda sulit berkembang karena takut untuk mengambil keputusan.

 

  1. Greed

 

Begitu juga dengan perasaan greed, seseorang bisa tumbuh dengan cepat karena adanya perasaan greed atau perasaaan yang ingin lebih dari sekarang sehingga orang tersebut naik level. Namun jika Anda terlalu greedy maka Anda bisa juga cepat gagal.

 

Maka itu penting bagi anda untuk bisa menyeimbangkan emosi Fear and Greed ini, jangan sampai dari salah satu tersebut ada yang terlalu dominan, karena itu akan tidak balance dan merusak system trading anda.

 

  1. “IPO” or “mie instant” habit (lazy)

 

Sering kali juga para trader selalu mencari saham-saham yang langsung memberikan keuntungan drastis hanya dalam 1-2 hari saja seperti saham gorengan contohnya.

 

Karena di dalam pasar saham, kenaikan sebuah saham yang sangat drastis dalam beberapa hari, maka kejatuhan saham tersebut akan sangat dalam juga, oleh karena itu penting sekali bagi anda untuk tahu apa yang anda beli, control emosi anda untuk tetap objective dalam trading dan mindset trading anda harus benar.

 

Jangan tergiur dengan keuntungan cepat , karena biasanya itu akan mencelakakan anda dengan cepat juga.

 

  1. Avoiding

 

Kesalahan terakhir yang juga sering dilakukan adalah menghindari masalah. Menghindari masalah yang dimaksudkan disini adalah para trader yang mengalami kerugian pada saat trading tidak pernah mau mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang dilakukannya, mereka cenderung menghindar dan berputus asa ketika gagal dalam pasar saham.

Mereka tidak ada keinginan ingin memperbaiki diri nya untuk tetap belajar dari kesalahannya. Sebagai seorang trader yang berhasil, kita tidak bisa langsung dengan instant menjadi seorang super trader, kita pasti dalam perjalanan menuju kesuksesan akan menemukan beberapa kesalahan yang pasti terjadi, maka dari itu penting dari kita untuk bisa terus belajar dari kesalahan tersebut bukan justru menghindarinya lalu berputus asa dan mengakhiri karir di dunia pasar saham.

 

Oleh karena itu, belajar lah dari kesalahan anda, maka anda akan lebih cepat berkembang dan lebih cepat menjadi seorang super trader.