[Kopisore 16 Juni 2017] Ada Apa Dengan Saham TOPS Hingga Meroket sampai 50%?

IHSG Pada perdagangan hari ini masih terlihat mengalami konsolidasi dengan pelemahan hingga -0,91% ke level 5,723.64. Pelemahan IHSG ini terutama masih diakibatkan oleh kenaikan suku bunga The Fed kemarin, dan juga penurunan pergerakan di sektor ritel (-1,93%). Sementara itu, investor asing hari ini berhasil mencatatkan aksi net buy sebesar Rp200,06 miliar.

Hanya dalam 5 menit setelah Pembukaan, saham TOPS meroket kuat sebesar 49,7% diharga Rp 464 dibandingkan dengan harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada Rp 310. Apa sebenarnya yang terjadi dibalik penguatan saham ini. Apakah kenaikan tersebut menunjukkan lonjakan performa dari saham TOPS sendiri? Simak ulasannya, hanya di #Kopisore hari ini.

 

Sekila Profil TOPS

Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) didirikan dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 31 Oktober 1996. Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Totalindo Eka Persada Tbk, yaitu: PT Totalindo Investama Persada, dengan persentase kepemilikan sebesar 73,40%.

TOPS bergerak dibidang jasa konstruksi terintegrasi, mulai dari jasa konsultasi dan desain konstruksi, pekerjaan persiapan, struktur, arsitektur sampai dengan mekanikal elektrikal dan pemipaan (plumbing) untuk apartemen, rusun, hotel, pusat perbelanjaan, pabrik, sekolah, tempat ibadah, jalan tol dan jembatan.

 

IPO TOPS

Dalam IPO, Totalindo menawarkan sebanyak 1,666 miliar lembar saham dengan harga penawaran Rp310 per lembar dan dana diraih mencapai Rp516,46 miliar. Sebesar 35% dari dana IPO dipakai untuk membayar sebagian hutang perseroan, 60% untuk modal kerja dan sisanya untuk mendukung bisnis perseroan dalam pembelian mesin dan peralatan konstruksi.Hingga Desember 2016, perusahaan ini meraih revenue sebesar Rp 3,12 triliun dengan laba kotor Rp 410,48 miliar dan laba bersih Rp 201,34 miliar.

Sekedar informasi, TOPS masuk kedalam daftar syariah. Proses IPO dijamin oleh PT Bahana Sekuritas (DX), PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dan PT Indo Premier Sekuritas (PD) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

 

Prospek TOPS

Tahun ini, Totalindo telah mendapat proyek baru senilai Rp761,62 miliar dari pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk pembangunan rumah susun Nagrak Tower 1-5 Jakarta Utara dan rumah susun Penggilingan, Jakarta Timur.

Totalindo sendiri mengklaim menjadi satu-satunya perusahaan konstruksi swasta yang berhasil memenangi lelang proyek rumah susun Pemprov DKI. Sebelum terpilih, tercatat ada sekitar 60 kontraktor BUMN dan swasta yang berpartisipasi mengikuti proses pelelangan.

Menurut fundamental sejauh ini saham TOPS tidak terlalu baik untuk jangka panjang karena salah satu tujuan IPO nya untuk membayar hutang. Namun dalam jangka pendek saham ini akan terus menguat.

Lalu, bagaimanakah rekomendasi trading saham ini?

Simak selengkapnya di Daily Hotlist yang diupdate setiap hari dan juga Real time Call to Action melalui Telegram Channel. Semua itu exclusive for Member Premium Access. Daftar sekarang di bit.ly/daftarpremiumaccess

 

Salam profit,

Ellen May

 

PS : BESOK! Hadiri “Exclusive Premium Access Gathering Award Night + Buka Bersama”
Pada 17 Juni 2017 di Chatter Box Plaza Senayan, jam 17:30.

Ms Ellen akan membagikan hal yang baru tentang investasi saham dan financial management.

Berhubung tempat sangat terbatas, segera daftar sekarang ya.
Segera meluncur ke bit.ly/joinpremiumaccess
Anda bisa juga hubungi Client Relations Officer kami di 0823-2722-9009 dengan Erik.

 

Anda ingin dapat ulasan saham berkualitas seperti ini setiap hari? Subscribe di bit.ly/kopipagisore

Please follow and like us:

 

Please follow and like us: