[Kopisore 14 Juni 2017] Sektor Perbankan Semakin Positif, Bagaimana Prospek Bank Jabar?

IHSG pada perdagangan sore hari ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan, hingga 1,49% ke level 5,792.90. Kenaikan IHSG ini terutama didukung oleh sektor aneka industri yang selama ini bergerak sideways, dengan lonjakan hingga 3,35%. Selain itu, hingga saat ini FFR diproyeksikan akan mengalami kenaikan pada 15 Juni dini hari nanti, dengan probablitas kenaikan mencapai 99,6%. Tingginya potensi kenaikan suku bunga The Fed membuat asing kembali melakukan aksi net sell pada hari ini, sebesar Rp207,29 miliar.

Sentimen-sentimen sektor perbankan yang positif membuat saham-saham perbankan terutama second liner seperti BJBR mengalami kenaikan hari ini. Apa sajakah penyebabnya? Lalu, bagaimana prospek saham BJBR tersebut? Simak selengkapnya, hanya di #Kopisore hari ini

Kopisore 14 Juni 2017

Profil BJBR

Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk merupakan salah satu dari 2 bank pembangunan daerah yang telah listing di bursa.

Bank ini didirikan pada tanggal 08 April 1999, dengan fokus utama di sekitar usaha perbankan, seperti penyaluran, penyimpanan dan pinjaman kredit.

Sebagian saham perseroan sendiri dimiliki oleh Pemda Propinsi Jawa Barat (38,262%-pengendali), Pemda Kabupaten Bandung (7,022%) dan Pemda Propinsi Banten (5,369%).

Kinerja BJBR

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) berhasil mencatat pertumbuhan kredit sebesar 13,6% year on year.

Pertumbuhan kredit yang cukup baik tersebut diimbangi dengan keberhasilan bank bjb menjaga rasio kredit bermasalah (NPL) di level 1,62% atau jauh lebih baik dibandingkan triwulan I tahun 2016 yang sebesar 2,84%.

Catatan positif ini membawa laba bersih bank bjb naik menjadi sebesar Rp 449 miliar, atau naik 0,6% dari laba tahun lalu sebesar Rp 446 miliar.

Meskipun tidak mengalami pertumbuhan laba yang terlalu signifikan, namun peningkatan kredit Bank BJB tahun ini berhasil menaikkan performa dan rasio keuangan perusahaan.

Prospek BJBR

Pada 2017 ini, Bank BJB mulai menjalankan rencananya untuk menjadi bank transaksional daripada menjadi bank kredit. Dengan rencana tersebut, artinya perseroan akan memiliki liquiditas dan tingkat transaksi keuangan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Hal ini akan dapat meningkatkan pertumbuhan komisi perseroan, terutama melalui transaksi crossselling yang akan dilakukannya.

Selain itu, BJBR juga berencana untuk menjadi salah satu jaringan pelayanan dari BPJS Ketenagakerjaan yang nantinya diperkirakan akan mampu meningkat jumlah nasabah Bank BJB hingga 30%.

Tak hanya itu, saham-saham banking saat ini masih mendapatkan sentimen positif dari upgrade terakhir S&P yang menjadikan Indonesia sebagai negara investment grade, dan juga peningkatan outlook sistem perbankan oleh Moody’s dari stabil menjadi positif.

Sentimen-sentimen tersebut akhirnya mulai berdampak terhadap BJBR, dan menyebabkannya mengalami kenaikan hingga 12,38% di level Rp2,450 pada sore ini.

Lalu, bagaimanakah pergerakan harga saham BJBR untuk kedepannya?

Temukan jawabannya dalam Monthly dan Daily Hot list yang berisi berbagai macam saham ajaib dari second liner, lengkap dengan key action strategy yang bisa Anda lakukan. Dapatkan segera analisanya, hanya di bit.ly/premiumaccess

Salam profit,

Ellen May

 

Anda ingin dapat ulasan saham berkualitas seperti ini setiap hari? Subscribe di bit.ly/kopipagisore

Please follow and like us:

You might also like More from author

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.