Kini Harga Saham Boleh Naik / Turun 35 % Sehari. Simak Tips Trading Berikut Ini

4

Seorang jurnalis mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (22/7). Menjelang pengumuman pemenang pilpres oleh KPU, IHSG tercatat terkoreksi tajam 43,6 poin atau 0,85 ke level 5.083,52. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz/14Di tahun 2017 ini, ada sebuah kebijakan baru di pasar saham yang cukup menggundahkan trader. Apa lagi kalau bukan perubahan kebijakan auto rejection. Mengapa para trader gundah?

Apa sih yang dimaksud dengan auto rejection? Apa dampaknya perubahan kebijakan auto rejection ini untuk trader dan investor? Apakah kebijakan baru ini akan menimbulkan peluang? Bagaimana risikonya? Apa yang bisa kita lakukan menghadapi kebijakan baru ini?

Bursa Efek Indonesia mengeluarkan keputusan baru mengenai perubahan aturan auto rejection ini: BEI Nomor Kep-00113/BEI/12-2016 yang dikeluarkan pada 13 Desember 2016 dan akan mulai berlaku pada 3 januari 2017.

Sebelumnya BEI telah merencanakan akan merubah aturan auto rejection tersebut sejak awal september 2016 lalu. Lalu, mengapa ketetapan tersebut baru keluar sekarang? Apa sebenarnya auto rejection itu? Bagaimana pengaturannya serta pengaruhnya terhadap pasar modal Indonesia khususnya IHSG? Mari kita bahas bersama.

 

Apa itu Auto Rejection?
Pernahkan Anda melihat suatu saham yang sudah mengalami penguatan cukup tinggi dan sudah tidak terdapat antrian jual (offer) dalam online trading?

Atau sebaliknya, pernahkah Anda melihat saham yang menurun cukup tinggi hingga tidak ada lagi antri beli (bid) dalam online trading?

 

Memang bisa?

Tentu bisa. Hal tersebut disebabkan adanya system Jakarta Automated Trading System (JATS) dari Bursa Efek Indoensia yang memberlakukan system Auto Rejection.

Auto rejection merupakan pembatasan maximum dan minimum untuk kenaikan maupun penurunan saham di Bursa Efek dalam satu hari.

Jadi, jika ada penawaran jual atau permintaan beli diatas maupun dibawah harga yang sudah di tetapkan oleh BEI melalui system JATS, maka secara otomatis JATS akan menolak transaksi tersebut.

 

Apa Tujuan Bursa Efek Memberlakukan Hal tersebut?

Bursa Efek memberlakukan hal tersebut dengan tujuan menjaga agar harga saham tidak berubah terlalu tinggi atau terlalu rendah agar perdagangan tetap berjalan secara wajar.

Sehingga keuntungan maupun kerugian yang di peroleh oleh pelaku pasar bisa terkendali. Hal ini juga bertujuan agar tidak ada pihak yang dapat memanfaatkan harga tinggi maupun rendah tadi.

 

Lalu Mengapa Sistem Auto Rejection yang Sebelumnya dirubah?
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan auto rejection asimetris ketika melihat kondisi pasar saham pada Agustus 2015. Batas bawah auto rejection sebesar 10% diberlakukan BEI untuk memperkecil kemungkinan transaksi penjualan jangka pendek (short selling).

Dalam satu hari, yakni pada 24 Agustus 2016, sejumlah pemain besar melakukan short selling di luar ketentuan yang membuat IHSG tergelincir hingga 3,97%.

Hal tersebut dilakukan BEI karena adanya sentimen kenaikan Fed Fund Rate (FFR)  sejak awal tahun 2015 yang menyebabkan ketidakstabilan ekonomi maka BEI memberlakukanlah auto rejection asimetris untuk mencegah hal tersebut terulang kembali.

Namun, pasar saham yang saat ini sudah kondusif dan stabil, serta kenaikan indeks yang lumayan signifikan membuat otoritas bursa mengusulkan agar batas auto reject kembali seperti semula, yakni simetris untuk batas atas dan batas bawah.

 

Harga Saham Seperti Apa yang dikatakan wajar?
Harga saham yang tidak terjadi peningkatan maupun penurunan diluar batasan pemberlakuan Bursa Efek soal Auto Rejection tadi.

Nah, Bursa Efek Indonesia akan memberlakukan keputusan tersebut pada 3 Januari 2017 mendatang, dan pada tanggal 17 Desember 2016 yang lalu sudah mulai dilakukan mock trading untuk menguji sistem tersebut.

 

Bagaimana dengan Harga Acuannya?

Untuk memantau apakah harga saham sudah mencapai harga tertinggi atau terendahnya dalam satu hari perdagangan, ada beberapa parameter yang digunakan oleh BEI secara otomatis di sistem perdagangannya.

Pertama, harga pembukaan di pasar reguler untuk perdagangan saham di pasar reguler dan pasar tunai.

Kedua, harga previous (harga transaksi terakhir) apabila harga pembukaan tidak terbentuk.

Ketiga, harga teoritis hasil tindakan korporasi untuk saham perusahaan tercatat yang melakukan tindakan korporasi.

Keempat, harga perdana untuk saham perusahaan tercatat yang pertama kali diperdagangkan di bursa.

BEI juga menetapkan batas Auto Rejection bukan berbasis pada harga saja, tetapi juga pembatasan berbasis volume dalam pelaksanaan perdagangan saham, yaitu sistem JATS milik BEI akan melakukan Auto Rejection, apabila volume penawaran jual atau permintaan beli saham lebih dari 50.000 (lima puluh ribu) lot atau 5 persen (lima perseratus) dari jumlah efek yang tercatat di bursa (diambil mana yang lebih kecil).

 

Seperti Apa Perubahan Auto Rejection tersebut?
Berikut perubahan sesuai surat keputusan BEI:

auto-reject-simetris

 

Bagaimana Dampaknya terhadap IHSG?

Dilihat dari namanya, Indeks Harga Saham Gabungan merupakan rata-rata dari harga seluruh saham di BEI. Jadi, diharapkan dengan adanya perubahan dari asimetris ke simetris ini diharapkan para investor akan lebih tertarik untuk berinvestasi dan meningkatkan liquiditas saham-saham di bursa.

Mengapa bisa begitu?

Diharapkan  dengan perataan antara batas atas dan bawah ini dapat membuat kemungkinan level harga mencapai level ideal (lebih cepat untuk para investor membeli saham di harga rendah)serta meningkatkan daya tarik saham dan intensitas perdagangan di  bursa saham.

 

Seperti Apa Penerapan Auto Rejection yang Baru?
Jadi, misal saat ini saham ABCD mengalami kenaikan dari harga Rp 100 , maka maksimal kenaikannya ialah Rp 135 atau 35% sama juga dengan penurunannya maksimal -35% untuk fraksi Rp 50 – Rp 200 dan seterusnya sesuai peraturan auto rejection yang baru nanti. Berarti, Saham yang mengalami kenaikan diatas batas auto rejection, permintaan bid dan offernya akan ditolak.

 

Lalu, Bagaimana Jika Ada Perusahaan yang Kena Auto Reject Atas Atau Auto Reject Bawah dalam Satu Hari Perdagangan? Apa yang Akan Dilakukan Pihak Regulator (Pihak BEI)?

Jika dalam satu  hari perdagangan Bursa, saham perusahaan terkena auto reject mungkin belum ada tindakan dari bursa.  Akan tetapi, jika saham kena auto reject beberapa hari berturut-turut dan terus-menerus, kemungkinan besar saham perusahaan bisa terkena suspensi.

 

Apa Dampak dan Apa Pula yang Bisa Kita Lakukan Terkait Penerapan Auto Reject yang Baru Ini?

Dengan berlakunya kebijakan auto rejection yang baru ini, maka otomatis, rentang fluktuasi pergerakan harga saham menjadi semakin lebar. Hal ini artinya volatilitas pasar semakin besar.

Risiko juga akan semakin besar seiring dengan semakin lebarnya pembatasan maksimum turunnya harga saham.

Hal terpenting yang bisa kita lakukan saat ini, adalah dengan disiplin terhadap setiap perencanaan trading.

Sebenarnya, mau gunakan kebijakan auto rejection lama ataupun autorejection simetris seperti saat ini, pada dasarnya kita tetap harus waspada dan disiplin, yaitu dengan membatasi potensi kerugian yang mungkin muncul sedini mungkin, yaitu dengan membuat dan menjalankan level proteksi / stop loss pada perencanaan trading yang sudah kita buat, dengan semakin ketat.

Tips berikutnya adalah, start small, mulai dari modal kecil dulu jika Anda seorang pemula, dan batasi transaksi, hindari saham yang terlalu volatile / terlalu liar pergerakannya.

Jika Anda seorang pemula, Anda bisa memilih saham-saham yang dipilih dalam Monthly Hot List, untuk meminimalkan risiko volatilitas dan rentang profit lebih besar.

Monthly Hot List bisa didapat di layanan Premium Access ( bit.ly/daftarpremiumaccess ).

Semoga artikel ini bermanfaat dan salam profit !

Please follow and like us:

You might also like More from author

4 Comments

  1. Rahmat says

    Terimakasih informasinya. Bagaimana cara memulai bisnis saham?

    1. DADANG HADIHIDAYAT says

      SEMAKIN RISKAN BAGI TRADER DENGAN KEBIJAKAN BARU INI, MAIN SAHAM ITU BANYAK RUGINYA DENGAN BATAS BAWAH 10 % / HARI SAJA TRADER SUDAH KELENGER APALAGI DENGAN BATAS BAWAH YANG LEBIH BESAR DARI ITU.
      NEGERI INI MEMANG ADA KEBERPIHAKAN TERHADAP MASYARAKAT BAWAH UNTUK MEMPERMUDAH MENDAPATKAN PENGHASILAN (FEODAL).
      BILA MENURUT ANDA PERGERAKAN EKONOMI DIPEGANG OLEH CAPITALIS ITU BENAR TAPI BILA PERGERAKAN EKONOMI MASIH DITINGKAT BAWAH ITU KEBIJAKAN KONYOL.
      SAYA TIDAK TAHU INI MANA YANG BENAR ? SEDANGKAN SUMBER DAYA ALAM SAJA OLEH PEMERINTAH SEMUANYA DISERAHKAN KEPADA ASING, KENAPA TIDAK MEMBANGUN EKONOMI BERLANDASAN KEPRIBUMIAAN ? SEHINGGA EKONOMI INI EKSIS DIATANGAN PRIBUMI.
      KESEJAHTRAAN PRIBUMI INI AKAN MENYELESAIKAN MASALAH YANG ADA SELAMA INI DAN KALAU ADA KEBERPIHAKAN PEMERINTAH DAN DIPAKSAKAN PASTI ETNIS INDONESIA LAMA-LAMA JADI MAMPU DAN TIDAK MENJADI PENGEMIS, LIHAT PERMAINAN UANG, PUNGLI DSB PARA PEJABAT ITULAH YANG MENJADIKAN MASYARAKAT INI PENGEMIS TERPAKSA KARENA SULITNYA MENCARA NAFKAH DAN PELAKU EKONOMI TERUS-MENERUS MELAKUKAN KESEMPATAN INI DENGAN SANGAT SULITNYA DIATUR OLEH PERATURAN PEMERINTAH.
      LIHAT NANTI HARGA BAWANG, CABAI, DAGING YANG BERSIFAT BARANG KONSUMSI SAJA SELALU MELONJAK HARGANYA SUDAH JELAS BARANG – BARANG YANG LEBIH BERHARGA DARI ITU DAPAT DIPASTIKAN MENGGILA LAGI HARGA MOBIL, HARGA BANGUNAN, SUMBER DAYA ALAM YANG DIOLAH ASING.
      HAMPIR SEMUA LINI DAN SEKTOR EKONOMI. THINK ABAOUT IT JURAGAN.

  2. LarPaully says

    Acheter Viagra Authentique buy cialis Propecia Discount Hair Loss Lasix No Prescription Overnight Purchasing Propecia Pharmacy

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Sign up to our newsletter!