Info Saham 30 Agustus 2016

8

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengestimasikan belanja modal Rp28 triliun tahun 2017. Belanja modal tersebut merupakan bagian dari kebutuhan investasi pengerjaan jalan tol sepanjang 1.226 kilometer senilai Rp82 triliun yang akan berjalan hingga tahun 2019.Adapun sejumlah proyek yang baru-baru ini berhasil dimenangkan perseroan yakni tol Batang-Semarang (75 km), dan tol Pandaan-Malang (37,62 km). Selain itu, sekarang perseroan juga tengah mengikuti tender Jakarta-Cikampek Elevated (36,8 km).

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) berupaya meningkatkan pendapatan berulang (recurring income) dengan meluncurkan proyek serviced apartment Le Premiere di Kota Deltamas, Cikarang Pusat.Direktur Independen Puradelta Tondy Suwanto menuturkan, dari proyek serviced apartment ini, pihaknya menargetkan dapat meraih potensi pendapatan berulang sekitar Rp30 miliar per tahun. Saat ini, serviced apartment Le Premiere telah tersewa penuh oleh salah satu tenant industri yang sebelumnya membeli lahan di Greenland International Industrial Center (GIIC).

Perusahaan investasi global, CVC, telah membeli 15 persen saham Siloam senilai Rp2,2 triliun dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dan Ciptadana. CVC juga akan berpartisipasi dalam penawaran umum terbatas (PUT) yang ditargetkan akan selesai pada Desember 2016.Adapun pada 11 Oktober 2016, Siloam berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana PUT. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang tercatat masih menggenggam 70,8 persen saham Siloam menyatakan akan menggunakan dana hasil penjualan saham untuk memperluas jaringan rumah sakit.

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) diperkirakan akan melaksanakan penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue pada 2 November 2016. Berdasarkan data Kementerian BUMN, dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,5 triliun untuk Krakatau Steel diperkirakan akan cair pada 31 Oktober 2016.Dana yang diperoleh dari rights issue tersebut akan digunakan perseroan untuk keperluan pembangunan pabrik Hot Strip Mill #2 dan pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 150 mega watt di Cilegon.

(Sumber : Bareksa)

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Jasa Marga Tbk (JSMR) menyepakati rencana perseroan untuk melakukan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT) I dengan mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.Dalam rights issue tersebut, Jasa Marga akan menerbitkan sebanyak banyaknya 491.465.665 saham dengan nilai Rp500 per saham.

Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) menargetkan penjualan biodiesel 2016 sebesar 83,000 MT atau naik 162.65% akibat adanya kebijakan harga baru. Produksi dan penjualan biodiesel perseroan sejak 2014 mengalami penurunan menjadi 69,400 MT hingga 31,600 MT pada tahun 2015.

Travelio.com, sebuah situs pemesanan akomodasi yang masih terafiliasi dengan Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), mendapatkan pendanaan Pra-Seri A sebesar USD2 juta yang dipimpin Gobi Partners, perusahaan permodalan asal China.

Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencairkan kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar Rp32,2 triliun hingga Juli 2016 atau tumbuh 8,1% YoY. Hingga akhir tahun Bank Mandiri menargetkan KPR tumbuh di atas rata-rata pasar.Pada Juli 2015 BMRI mencatatkan realisasi KPR sebesar Rp 29,8 triliun. Perseroan menyatakan meskipun KPR tumbuh, kualitas kredit perumahan masih terjaga dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) sebesar 2%.

(Sumber : Britama)

PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM), sudah menyerap Rp 200 miliar dari belanja modal (capex) tahun ini yang dialokasikan Rp 450 miliar. Sisa dana akan dipakai untuk peremajaan mesin produksi perusahaan dan pembangunan fasilitas baru di Maluku Utara.

Pada kuartal III-2016, kinerja emiten sektor ritel diperkirakan akan kurang bergairah karena efek dasar yang tinggi atau high base effect pada periode sama di tahun sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan telah usainya musim Lebaran yang berlangsung di kuartal II-2016.

(Sumber : Kontan)

PT Phapros Tbk, perusahaan terbuka non-listed mencatat penjualan bersih sebesar Rp351,64 miliar hingga periode 30 Juni 2016 meningkat dibandingkan penjualan bersih Rp302,09 miliar pada periode 30 Juni tahun sebelumnya.

PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) mencatat peningkatan rugi yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp30,66 miliar hingga periode 30 Juni 2016 dibandingkan rugi Rp17,69 miliar pada periode Juni tahun sebelumnya.

PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) mencatat pendapatan bersih sebesar Rp109,39 miliar hingga periode 30 Juni 2016 naik dibandingkan pendapatan bersih Rp92,46 miliar pada periode 30 Juni 2015.

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatat kenaikan laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$122,11 juta hingga periode 30 Juni 2016 dibandingkan laba US$119,15 juta pada periode sama tahun sebelumnya.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menetapkan besaran dividen interim per saham sebesar Rp72,2987 per lembar saham.

PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) memperkuat bisnisnya di Timor Leste dengan menjalin sejumlah kerja sama strategis bersama mitra setempat.

(Sumber : IQ Plus)

Please follow and like us:

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Sign up to our newsletter!