Anda Bisa Menjadi Pelopor Perubahan !
Last Updated on Monday, 16 July 2012 15:25 Written by Administrator Monday, 16 July 2012 04:23
Halo sahabat trader dan investor … kembali saya menulis sebuah artikel yang berbau motivasi, yang terinspirasi dari apa yang saya alami dalam kehidupan sehari-hari dan juga dari keluarga dan para sahabat yang saya cintai.
Pernahkah Anda melihat seseorang yang kelihatannya lebih pandai, lebih berhasil, lebih sukses dan lebih segalanya dari Anda, dan Anda merasa “saya tidak ada apa-apanya dibanding dia” ? Pernahkah Anda mencoba untuk membagikan sesuatu namun Anda merasa “tidak layak” karena Anda merasa belum sempurna untuk melakukan ini atau itu ?
Jika Anda menjawab “ya” untuk kedua pertanyaan di atas, maka Anda tidak sendiri. Hampir semua orang pernah mengalami hal yang serupa termasuk Anda dan saya.
Sebagai seorang ibu rumah tangga dengan latar belakang pendidikan IT (Information of Technology), dan tidak ada latar belakang pendidikan finance, beberapa hal yang sudah saya lakukan mungkin nampak “nekat”, seperti menulis buku dan membagikan banyak hal tentang saham.
Sekedar sharing, pada awalnya, saya juga merasa, apa saya ini bisa dan layak untuk membagikan ilmu tentang saham yang saya terapkan dalam kehidupan trading dan investasi saya ?
Namun semangat saya untuk berbagi dan untuk maju menepis semua hal itu. Memang, saya tau saat itu banyak orang yang lebih kompeten secara knowledge daripada saya di bidang saham dan finance. Namun saya percaya bahwa perjalanan hidup, ilmu yang didapat masing-masing orang dari perjalanannya itu unik dan saling melengkapi.
Saya memberanikan diri untuk menulis buku dan berbagi dengan banyak sahabat melalui Training Trading Profits dan The Baby Steps, dan juga sharing ilmu yang saya miliki secara gratis di twitter @pakarsaham . Saya senang banyak hal yang bisa saya bagikan dan bermanfaat untuk banyak orang.
Tujuan saya hanya satu, supaya rekan-rekan yang belum melangkah dalam investasi saham bisa ikut melangkah, dan semakin maju. Bayangkan saja, dari 240 juta penduduk di Indonesia, jumlah investor saham tidak sampai 1 % nya (hanya sekitar 360 ribu).
Dalam perjalanan saya berbagi ilmu, ternyata ada banyak hal LUAR BIASA yang saya peroleh. Manis pahit, suka duka menjadi sebuah kesatuan warna dan lukisan perjalanan hidup yang indah. Saya belajar banyak hal, baik smengenai saham dan di luar saham, termasuk belajar tentang kehidupan.
Dalam saham dan investasi, ternyata semakin banyak saya berbagi, semakin banyak saya menemukan feedback dan ilmu-ilmu baru dari pengalaman trader dan investor lain, yang belum pernah saya alami. Sungguh pelajaran yang sangat luar biasa.
Bahkan saya juga banyak belajar dari para alumni Trading Profits. Seperti yang saya katakan sebelumnya, ilmu yang diperoleh masing-masing orang itu unik seiring dengan perjalanan hidupnya. Dari Training Trading Profits, ternyata pesertanya banyak yang sudah mahir dalam trading tapi masih terus belajar.
Dari Bapak Tannaya Indrawan, saya belajar tentang kekuatan menggunakan AFL Amibroker (fitur yang selama ini jarang saya gunakan). Dari Bapak Yossy Girsang, saya belajar tentang Fundamental Analysis praktis menurut pengalaman pribadi bpk Yossy. Saya belajar sabar untuk positioning trading dari sahabat saya Yulius. Saya juga belajar dari alumni Trading Profits lain seperti Pak Fatur, Bu Nana Mifta dan banyak lagi ... .
Dari Trading Profits juga saya menemukan banyak sahabat karib yang tidak bisa saya sebut satu per satu (karena kl ada yang terlewat nanti bisa menimbulkan kesenjangan sosial hehee… *just kidding*).
Saya juga bertemu dengan banyak rekan yang luar biasa dan belajar banyak dari perjalanan hidup orang-orang sukses seperti bapak Tung Desem Waringin yang mengajarkan keberanian pada saya, bapak Andrie Wongso yang mengajarkan ketangguhan, bpk Hari Darmawan (Matahari), Ibu Merry Riana yang membuat saya belajar banyak tentang prioritas dan membagi waktu dengan anak-anak, dan banyak lagi.
Selain itu, saya juga seringkali menemui kerikil-kerikil tajam yang membuat kaki saya sedikit nyeri dalam berjalan, ketika beberapa hal tidak berjalan sesuai rencana atau tidak seperti yang kita harapkan. Namun saya justru bersyukur di sinilah saya ditempa untuk banyak belajar tentang kehidupan, sebuah pelajaran yang terlebih penting. Kadang kerikil itu muncul dari diri sendiri karena saya juga seorang manusia biasa yang tak lepas dari kesalahan. Kadang batu itu juga muncul dari sekitar kita yang membuat kita tersandung dan merasakan perihnya luka lecet di hati.
Namun, apa yang membuat saya sungguh merasa kagum luar biasa adalah … kerikil itu ternyata Tuhan ciptakan supaya kita bisa bertemu dan menghargai orang lain yang begitu mensupport dan mengasihi kita. Kalau tidak ada permasalahan / kerikil tersebut, saya tidak akan pernah menyadari kasih dari orang di sekitar kita, orang yang membawakan saya “plester dan antiseptik” supaya saya tetap menjaga hati dengan ketulusan. Seperti kegelapan yang diciptakan supaya kita bisa mengenali terang.
Kerikil itu Tuhan ciptakan supaya saya bisa bertemu dengan sahabat-sahabat luar biasa yang mendukung saya dan mengajari saya tentang arti berbagi, kebaikan dan ketulusan yang sejati…
Thanks to ibu Herajati Halim untuk setiap kata-kata bijak yang membuat mata hati saya terbuka, pak Robbie Darsono dan pak Aria Santoso, Eyang Ratman, Ibu Linda.
Last but not least, apa yang ingin saya sampaikan dari sharing saya hari ini adalah …

Jangan menunggu menjadi seorang yang sempurna untuk berbagi & maju ! Kita tidak akan pernah menjadi sempurna.
Kita masih akan tetap bisa melakukan kesalahan yang merupakan feedback untuk kita maju lebih lagi. Ketika kamu melakukan kesalahan, atau menjumpai kerikil dan batu yang membuatmu tersandung dan berdarah… entah itu dari orang lain atau dari dirimu sendiri, ayo bangun !! Maafkan diri sendiri jika kerikil itu dari diri sendiri, dan maafkan orang lain jika kerikil itu berasal dari orang lain.
Hidup kita bukan untuk menyenangkan semua orang karena kita tidak pernah bisa menyenangkan semua orang. Hidup kita untuk memberi nilai tambah bagi dunia.
Di balik hujan ada pelangi, di balik setiap permasalahan, selalu ada pelajaran yang berharga.
Orang-orang yang berani bangkit inilah yang bisa menjadi pelopor perubahan ! Anda dan saya juga bisa menjadi pelopor perubahan !
Tunggu apa lagi ? Mari kita saling menginspirasi dan berbagi dalam hidup manusia yang singkat ini ! Jadilah pelopor perubahan !
Salam profit,
Ellen May
www.ellen-may.com

























